Bahaya Televisi Bagi Anak Anak, Anda Harus Tahu!

Bahaya televisi bagi anak anak. Perkembangan televisi semakin pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi. Bahkan, saat ini ada televisi yang berfungsi mirip telepon pintar. Semua dapat dilakukan hanya dengan memencet tombol layar besar tersebut atau menyentuh layarnya.

Solusi yang membuat anak tenang sementara Anda mempunyai kesibukan lain. Namun, dibalik kemudahan yang diberikan bahaya televisi bagi anak anak dapat dikatakan lebih besar dibandingkan manfaatnya. Anda akan menyesal jika anak terlanjur bermasalah karena banyak menghabiskan waktu didepan televisi.

Bahaya Televisi Bagi Anak Anak

Sepintas tidak ada bahaya yang signifikan bagi anak yang terlalu lama berada di depan televisi. Anda mungkin berpikir seiring dengan usianya yang semakin besar aktivitas ini akan semakin berkurang.

Padahal tidak demikian, dampak negatif televisi bagi anak-anak akan terasa hingga mereka besar. Dampak tersebut, antara lain:

1. Kesehatan

Balita seharusnya banyak melakukan aktivitas yang sesuai dengan tumbuh kembangnya. Jika anak sudah menonton televisi, maka gerakan fisiknya akan berkurang, sementara biasanya mereka nonton sambil ngemil.

Akibatnya, banyak anak yang seperti ini mengalami obesitas. Obesitas yang akan kemungkinan terbawa hingga dewasa. Selain itu, menonton televisi lebih dari 2 jam sehari dapat merusak mata dan menganggu pola tidur.

2. Perilaku

Anak dapat mengalami gangguan perilaku. Mereka peniru ulung. Beberapa tayangan televisi yang mungin bukan untuk konsumsi anak-anak dapat mereka tonton dan mereka menirunya. Anak tidak dapat membedakan khayalan yang ada di televisi dengan kehidupan nyata.

3. Sosial

Gangguan sosial mungkin akan sangat terlihat dibanding dampak negatif lain. Akibat dari menonton televisi terlalu lama mereka tidak beraktivitas sosial. Mereka tidak dapat berteman. Saat memasuki usia sekolah, anak kesulitan beradaptasi.

4. Akademis

Gambar dalam tayangan televisi bergerak sangat cepat. Tidak membutuhkan konsentrasi penuh untuk melihatnya. Perhatikan saja tayangan iklan! Dalam 1 menit ada banyak informsai yang disampaikan.

Akibatnya, ketika anak sudah muldai sekolah waktu fokus mereka sangat sedikit. Padahal belajar di sekolah membutuhkan waktu fokus lebih lama. Guru menerangkan di kelas dengan sangat jelas dan berbicara lambat. Nilai akademis sekolah dan prestasi lainnya tidak optimal sesuai kemampuan yang dimiliki.

Cara Mencegah Bahaya Televisi Bagi Anak Anak

Jika anak Anda masih bayi atau sudah terlanjur suka berjam-jam di depan televisi ada beberapa cara mencegah bahaya nonton televise. Cara tersebut, yaitu:

1. Membatasi Waktu Menonton Televisi

Anak usia 1 tahun sampai menjelang usia sekolah sebaiknya menonton televisi tidak lebih dari 2 jam sehari. Untuk mengaturnya, Anda dapat memberi batasan dengan penuh kesabaran. Mengapa harus sabar? Karena di awal pengaturan pasti anak akan memberontak dan marah.

Anda dapat mengganti waktu menonton televisi dengan aktivitas lain. Aktivitas bermain dan mengajaknya keluar rumah merupakan alternatif yang bagus.

2. Mengawasi Anak Menonton Televisi

Mencegah bahaya televisi bagi anak anak selanjutnya adalah dengan tidak membiarkan anak menonton televisi sendiri, sementara sibuk dengan aktivitas lain. Dampingi mereka saat menonton. Dengan didampingi, Anda dapat menjelaskan beberapa hal yang mungkin belum dipahami. Anak juga terhindar dari menonton acara yang tidak layak untuk mereka.

3. Memilihkan Tontonan

Pilihkanlan kapan anak dapat duduk di depan televisi, yaitu saat waktu Anda luang dan saat ada acara televisi untuk mereka. Pilihlah acara edukasi atau film kartun animasi yang sesuai. Acara edukasi biasanya memberikan tayangan lebih lambat dibandingkan acara lain.

Mendampingi anak menghabiskan waktu di depan televisi membuat mereka merasa diperhatikan. Komunikasi sejak usia dini dapat dibangun dengan momen ini.

Sama dengan alat dengan teknologi modern lain, televisi mempunyai dampak postif dan negatif. Semua tergantung pada pengguna, dalam hal ini Anda dan anak. Bahaya televisi bagi anak anak dapat dicegah sejak dini.

Semoga bermanfaat!

Baca juga : Gadget untuk anak sangat perlu diawasi dengan ketat

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!