Anak susah makan? Lakukan Cara Ini Untuk Mengatasinya!

Menjadi seorang ibu adalah sebuah kebahagian tak terhingga karena tidak semua perempuan diberikan karunia menjadi seorang ibu. Apalagi jika anak tumbuh dengan sehat dan cerdas, tentunya lengkaplah kebahagian yang ada. Salah satu indikator anak sedang sedang sehat adalah nafsu makannya cukup. Bagaimana dengan anak susah makan?

Penyebab Anak Susah Makan

Kebanyakan orang menilai anak gemuk pasti sehat dan yang kurus kurang sehat. Akibatnya, para ibu sering mengeluh karena masalah makanan. Mereka tidak mau anak terlihat kurus.

Sesungguhnya hal itu tidaklah benar karena anak yang terlalu gemuk. Gemuk bisa jadi menandakan obesitas. Sementara anak yang tidak gemuk bisa saja lebih sehat. Lebih terlihat kurus mungkin karena masukan makanan seimbang dengan akitivitas. Tidak ada timbunan lemak dalam tubuh.

Sebelum Anda sebagai ibu memarahi anak yang susah makan, lebih baik jika mencari penyebabnya terlebih dahulu. Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan anak susah makan :

1. Anak Sakit

Beberapa virus, bakteri dan jamur menyerang sistem pencernaan makanan, sehingga pola makan terganggu. Beberapa yang lainnya menggangu bagian hidung yang mencium makanan. Akibatnya, nafsu makan menurun. Hal ini menyebabkan orang yang sakit cenderung lebih susah makan dibandingkan sehat.

2. Anak Tumbuh Gigi atau Sakit Gigi

Alat pencernaan pertama yang bersentuhan dengan makanan adalah gigi dan lidah dalam mulut. Jika anak sakit gigi, otomatis tidak mau makan. Anak khawatir jika makan giginya akan sakit kembali.

3. Anak Tidak Lapar

Anak yang tidak lapar umunya terlalu banyak minum susu atau jajan. Jika ini yang terjadi, maka Anda harus mengatur pola makannya.

4. Anak Bosan

Anak bosan dengan menu makanannya mungkin saja terjadi. Misalnya, anak selalu diberi menu telur. Meski suka, lama-kelamaan mereka akan bosan.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Anak yang tidak mau makan karena sakit atau tumbuh gigi atau sakit gigi wajar adalah wajar. Anda harus mengatasinya dengan membuat anak pilih dari sakit. Dengan kata lain, anak harus sembuh baru nafsu makannya kembali normal. Dalam kondisi masih sakit, Anda hanya dapat membujuknya untuk makan sedikit-sedikit.

Berbeda jika anak enggan makan karena tidak lapar dan bosan. Anda dapat mengatasinya dengan cara berikut

1. Membuat Menu yang Berbeda Setiap Hari

Anda dapat membujuk anak agar mau makan dengan membuatkan menu berbeda setiap hari. Jika anak suka dengan telur, sajikan dengan berbagai cara, seperti telur kecap, telur goreng, semur telur, dan lain-lain.

2. Memasak Kesukaan Anak

Padukan menu yang Anda buat dengan kesukaan anak. Anda dapat juga menanyakan kepada anak makanan yang dikehendakinya untuk dimasak. Pada beberapa anak, cara ini berhasil membuat anak lebih semangat menghabiskan makanannya.

3. Jangan Memaksa

Jangan memaksa anak untuk makan dengan porsi tertentu. Setiap orang, termasuk anak mempunyai porsinya sendiri dalam makan. Memaksa anak dapat membuat anak trauma makan. Selain itu, paksaan akan membuat pencernaan dan otak tidak berfungsi baik. Sistem organ tidak lagi dapat membedakan lapar dan kenyang. Anak dapat terus menerus makan tanpa terkendali.

4. Atur Pola Makan

Anak belum dapat mengatur dirinya sendiri. Aturlah pola makan anak dengan mengatur waktu minum susu dan jajan. Cara ini membuat anak tidak kenyang saat waktu makan tiba.

5. Memberi Teladan

Anak merupakan peniru yang hebat dan ulung. Untuk makan, Anda dapat memberi contoh. Ajaklah anak balita makan bersama. Berikan kesempatan anak makan sendiri. Mereka akan bangga melakukannya

6. Memberikan Suasana Nyaman

Beberapa anak senang makan dengan suasana yang nyaman. Ada anak yang mau disuapi makan sambil bermain. Ada pula yang mau makan sambil menonton televisi. Ikutilah kesenangan mereka sambil menanamkan nilai sedikit, bahwa makan sebaiknya tidak sambil berdiri.

7. Membuat Bentuk Lucu Pada Makanan

Bentuk lucu pada makanan biasanya dibuat untuk makanan bekal ke sekolah. Anak usia pra sekolah pasti menyukainya. Mintalah bantuan guru untuk mengajak anak membuka bekal dan memakannya.

8. Minta Bantuan Dokter

Pada dasarnya, anak akan meminta makan jika lapar. Tips di atas akan membuat anak meminta sendiri makanannya. Namun, jika anak tetap tidak mau makan, segeralah konsultasi dengan dokter meski terlihat sehat. Dokter akan mencari penyebab dan mengatai dengan langkah tepat.

Nah sekarang ibu tahu lebih banyak bagaimana caranya menghadapi anak susah makan. Memang menjadi orang tua perlu banyak pengetahuan menghadapi anak. Penting diperhatikan untuk tidak membedakan anak satu dengan lainnya. Setiap anak unik, termasuk bentuk tubuhnya. Jangan lupa pastikan juga asupan gizi seimbang terdapat pada untuk menunjang tumbuh kembang anak. Selamat mencoba!

Baca juga : Anak tumbuh kembang optimal, lakukanlah tips ini

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!