Anak Tumbuh Kembang Optimal? Lakukanlah Tips Ini!

Anak tumbuh kembang optimal menjadi cita-cita hampir orang tua. Ya,orang tua mana yang tidak ingin anaknya cerdas dan berprestasi. Minimal anak tumbuh normal seperti anak lain.

Namun, yang dimaksud anak tumbuh kembang optimal bukanlah semata cerdas dan normal. Anak berkembang dan tumbuh sesuai potensi yang dimilikinya. Meski bayi dilahirkan tidak sempurna atau prematur maka pertumbuhannya akan baik.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Telah disebutkan di atas bahwa tumbuh kembang optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki. Artinya setiap anak tidak mempunyai pertumbuhan dan perkembangan yang sama. Pedoman tumbuh kembang sesuai usia yang disusun oleh para ahli hanya menjadi acuan untuk menstimulasi. Tidak dapat dipaksakan sama kepada semua anak.

Sebagai orang tua, Anda harus menyadari bahwa ada faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang, seperti diuraikan di bawah ini.

1. Faktor Internal

Faktor internal ini tidak dapat diubah, meliputi genetis dan kondisi saat hamil dan melahirkan. Kondisi ini tidak dapat diubah. Anak yang secara genetis mempunyai kecerdasan kognitif kurang tidak mungkin dipaksakan untuk cerdas matematika. Mungkin anak mempunyai kelebihan di bidang lain. Oleh karena itu tidak anak yang sempurna.

Sementara kondisi ibu saat hamil dan melahirkan sangat berpengaruh. Misalnya saja ibu kurang gizi, otomatis perkembangan otak bayi yang lahir tidak optimal.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal meliputi kesehatan anak, gizi, dukungan lingkungan, dan sebagainya. Anak yang secara genetis cerdas, jika tidak ada stimulasi dan dukungan lingkungan maka akan menjadi biasa saja. Bahkan, anak cenderung di bawah rata-rata.

Tips Agar Anak Tumbuh Kembang Optimal

Meskipun faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang diketahui, tidak ada tes yang benar-benar akurat mengukur kemampuan anak. Jadi, Anda dapat melakukan berbagai usaha dan tips di bawah ini untuk anak tumbuh kembang optimal.

1. Memberi Cukup Nutrisi

Nutrisi atau konsumsi makanan yang bergizi membuat tumbuh kembang menjadi optimal, khususnya di lima tahun pertama usia anak. Nutrisi yang cukup tidak berarti anak mengonsumsi susu sebanyak mungkin tetapi semua jenis makanan secara seimbang.

Pertumbuhan balita yang baik tidak selalu ditandai gemuk. Sesuaikan dan perhatikan berat badan anak dengan tinggi badan dan usia.

2. Memberi Kasih Sayang Cukup

Para ahli telah membuktikan bahwa anak yang bahagia mempunyai kecerdasan lebih baik daripada yang sebaliknya. Pelukan dan ciuman dari ibu akan merangsang perkembangan dan pertumbuhan sel tubuh.

3. Menciptakan Lingkungan yang Mendukung

Menciptakan lingkungan yang mendukung anak tumbuh kembang optimal mutlak diperlukan. Jangan terlalu membatasi setiap kegiatannya. Misalnya, jangan melarang anak untuk berlari. Berikan pengertian pada anak untuk berlari secara berhati-hati. Ciptakan suasana rumah yang tidak penuh barang pecah belah saat anak balita. Berlari merupakan proses perkembangan motorik kasar.

4. Menjaga Kesehatan

Anak yang sakit otomatis tidak dapat melakukan kegiatan apa pun. Proses belajarnya terhambat beberapa saat. Apa yang terjadi jika anak sering sakit? Oleh karena itu, jagalah kebersihan lingkungan dan diri anak. Perhatikan kesehatannya.

5. Melakukan Stimulasi

Stimulasi dapat dilakukan untuk mempercepat dan membantu proses tumbuh kembang. Contoh, Anda ingin anak cerdas secara bahasa. Rajinlah membacakan buku, ajari anak membaca gambar, dan sebagainya. Jika sudah tiba saatnya, anak akan lebih mudah belajar membaca dan berkomunikasi.

6. Mengajak Olahraga Secara Teratur

Olahraga menjadi bagian dari menjaga kesehatan. Selain itu, gerakan olahraga akan merangsang pertumbuhan. Untuk anak yang mempunyai berat badan lebih, olahraga menjadi solusi.

7. Mengajak Anak Sosialisasi

Satu hal yang tidak boleh dilupakan agar anak tumbuh kembang optimal, yaitu mengajak anak bersosialisasi. Caranya bermacam-macam, dapat dengan mengajak anak bermain dengan teman sebaya atau sesekali ikut serta Anda bersilaturahim ke keluarga besar. Sosialisasi akan meningkatkan kecerdasan emosi dan bahasa anak.

8. Membatasi Penggunaan Gadget

Sekaran ini banyak balita yang sangat akrab dengan gadget. Jika Anda menginginkan anak tumbuh kembang optimal, batasi penggunaannya. Gadget dapat membuat tujuh tips sebelumnya tidak dapat dilakukan secara benar.

Demikian tips agar anak tumbuh kembang optimal. Penting dicatat bahwa ada banyak jenis kecerdasan pada anak, seperti kecerdasan sosial, kecerdasan kognitif, kecerdasan spirituaL, dan lain-lain. Semuanya harus dikembangkan seimbang. Jangan pernah menjadikan anak cerdas kognitif yang tidak memliliki rasa empati karena kecerdasan sosial yang dimilki sangat kurang. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Mengenalkan budaya indonesia pada anak

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!