Bahan Makanan Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Hindari Ya!

Walaupun ibu hamil dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi makanan bergizi selama masa kehamilan, tetapi para ibu juga harus memperhatikan setiap makanan yang ia makan. Hal ini dikarenakan, ternyata ada beberapa bahan makanan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayinya apabila dikonsumsi oleh ibu hamil.

Bahan-bahan makanan berbahaya ini dianggap berbahaya karena adanya berbagai macam kontaminasi bakteri, parasit ataupun kandungan zat-zat tertentu yang membahayakan kesehatan ibu dan bayi. Nah, kira-kira apa saja ya bahan-bahan makanan tersebut? Simak artikelnya sampai habis ya!

Bahan Makanan Berbahaya untuk Ibu Hamil

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, ternyata ada beberapa jenis bahan makanan yang mengancam keselamatan ibu dan janin. Sebenarnya, bahan-bahan makanan tersebut diperbolehkan dikonsumsi oleh orang yang tidak mengandung. Namun, karena alasan keselamatan ibu dan janinnya, maka makanan-makanan ini sangat tidak dianjurkan.

1. Ikan laut

bahan makanan pertama yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi adalah ikan laut. Hal ini dikarenakan ada beberapa jenis ikan laut seperti ikan makarrl dan ikan tuna mengandung kandungan merkuri yang cukup tinggi.

Merkuri sendiri merupakan salah satu jenis logam berat yang sangat berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Bagi ibu hamil, terpapar merkuri terlalu banyak akan mengakibatkan gangguan perkembangan otak dan juga gangguan pada pembentukan sistem syaraf.

Jika ingin mengkonsumsi ikan, sebaiknya pilihlah ikan yang tidak mengandung banyak merkuri. Beberapa contohnya seperti ikan sarden dan ikan salmon.

2. Daging mentah

Daging sapi dan kambing memang diperbolehkan untuk dikonsumsi dalam tingkat kematangan yang berbeda-beda. Ada beberapa jenis tingkat kematangan daging yaitu rare atau mentah, medium rare, medulium well dan well done atau matang sempurna.

Jika ingin mengkonsumsi daging, maka ibu hamil dilarang mengkonsumsi daging pada tingkat kematangan rare sampai dengan medium well. Jadi, daging yang boleh dimakan hanua pada tingkat kematangan sempurna.

Hal ini dikarenakan ada kekhawatiran kontaminasi bakteri pada daging tersebut. Beberapa jenis bakteri berbahaya yang terdapat pada daging mentah diantaranya adalah Salmonella, Campylobacter dan E. coli.

3. Keju

Ada beberapa jenis keju yang dibuat dari susu yang belum disterilkan atau belum dipasteurisasi. Hal ini menyebabkan ada beberapa jenis keju yang rentan terkena kontaminasi dan sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil.

Apabila ingin mengkonsumsi keju, ibu hamil bisa memilih keju bertekstur keras seperti cheddar atau parmesan. Atau, jika ingin mencari keju bertekstur lembut, bunda bisa memilih keju mozarella ataupun keju ricotta.

4. Telur

sama seperti daging, ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi telur dalam kondisi mentah ataupun setengah matang. Hal ini dikarenakan telur yang belum matang masih berisiko terkontaminasi bakteri Salmonella. Bakteri jenis ini dapat menganggu sisitem pencernaan dan secara tidak langsung juga dapat membahayakan bagi janin.

5. Sayuran mentah

Mengkonsumsi banyak sayuran mrmang sangat dianjurkan bagi ibu hamil. Terutama untuk memenuhi kebutuhan terhadap serat dan menghindari sembelit. Namun, ibu hamil perlu memastikan bagwa sayur yang dikonsumsi telah dicuci dengan bersih di bawah air mengalir dan dimasak dengan matang. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko makanan terkontaminasi bakteri.

Waspada Memilih Bahan Makanan

Demi keselamatan ibu dan janin yang dikandung, maka selalu waspada dalam memilih serta mengolah bahan makanan sangat perlu dilakukan. Ada baiknya, ibu memasak makanan sendiri agar lebih terjamin mutu dan kebersihannya.

Jadi sudah tahu kan beberapa bahan makanan berbahaya yang tidak dianjurkan dikonsumsi ibu hamil. Jika ibu merasa ragu dengan kramanan bahan makanan yang ibu konsumsi, sebaiknya segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan kepercayaan. Semoga bermanfaat!

Baca juga : Meningkatkan kualitas tidur saat hamil dengan cara ini

You May Also Like

About the Author: Izzatun Nadia

error: Content is protected !!