Bayi Prematur, Bagaimana Cara Agar Tumbuh Kembangnya Optimal?

Menjalani kehamilan dan kelahiran normal menjadi dambaan hampir setiap wanita. Namun, siapa pun tidak dapat menolak jika ternyata kehamilan atau kelahiran atau keduanya bermasalah. Salah satunya melahirkan bayi prematur, bayi yang dilahirkan lebih cepat dari perkiraan hitungan ahli kesehatan.

Bayi yang lahir lebih cepat ini dikatakan premature ketika usia kelahiran sama dengan atau belum sampai 36 minggu. Sementara kelahiran normal seharusnya berkisar usia 38 minggu sampai 40 minggu. Tentu saja karena dilahirkan kurang dari usia seharusnya, fungsi organ tubuh bayi belum berkembang baik. Anda mungkin khawatir tentang tumbuh kembangnya.

Alasan Bayi Lahir Prematur

Tidak ada orang tua yang menghendaki anaknya lahir premature. Namun, jika itu terjadi maka Anda harus menerimanya dengan lapang dada. Beberapa penyebab bayi dapat lahir premature, antara lain:

  1. Infeksi pada sistem reproduksi yang menyebabkan ketuban pecah dini. Infeksi yang menyerang umumnya infeksi bakteri dan jamur.
  2. Kondisi tertentu yang diidap ibu sebelum dan selama kehamilan, seperti diabetes, ginjal, anemia, dan hipertensi.
  3. Terjadi pada masalah pada plasenta yang melindungi bayi. Masalah ada dua hal. Pertama solusio plasenta, di mana plasenta memisahkan diri terlalu cepat dari dinding rahim. Kedua, plasenta previa, plasenta terlalu dekat dengan mulut rahim.
  4. Gaya hidup yang menyebabkan gangguan kehamilan, seperti merokok, minum alcohol,kurang istirahat, dan stress.
  5. Faktor resiko lain, seperti usia ibu saat hamil telalu tua atau terlalu muda, jarak kehamilan sebelumnya terlalu dekat sekitar 6 bulan, dan hamil dengan bayi kembar.

Beberapa faktor penyebab kelahiran premature dapat dihindari sehingga harus diperhatikan.

5 Tips Agar Bayi Prematur Tumbuh Kembang Optimal

Kekhawatiran Anda sebagai orang tua ketika melahirkan anak premature adalah tumbuh kembangnya tidak akan sama dengan yang lain. Siapa bilang demikian? Bayi yang lahir lebih awal hanya terlambat di awal usia kehidupannya. Dengan cara yang tepat maka selanjutnya anak akan tumbuh dan berkembang seperti teman sebayanya.

Apa saja yang harus diperhatikan agar bayi dapat tumbuh kembang optimal? Di bawah ini ada 5 tipsnya.

1. Nutrisi Cukup

Nutrisi yang cukup akan membuat bayi mengejar ketertinggalan pertumbuhan dan perkembangannya. Sebelum usia 6 bulan bayi cukup diberi air susu ibu. ASI ini sangat banyak manfaatnya. Yang terpenting dengan ASI nutrisi bayi tercukupi dan bayi lebih terlindungi dari berbagai infeksi.

Selama bayi masih menyusui, ibu harus selalu mangonsumsi makanan yang bergizi. Selain itu, saat bayi 6 bulan berilah juga makanan tambahan sesuai usia dan bervariasi agar kebutuhan gizinya tercukupi.

2. Lingkungan yang Mendukung

Lingkungan harus mendukung ibu dan bayi. Ibu yang baru saja melahirkan biasanya lelah secara emosi dan fisik. Dukungan lingkungan akan memotivasi ibu untuk selalu sabar dengan bayinya. Dukungan bada bayi dapat diberikan dalam bentuk perhatian dan kasih sayang.

3. Kasih Sayang dan Pelukan

Para ahli kesehatan percaya bahwa pelukan dan kasih sayang dari prang terdekat akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan otak ke arah positif. Ibu dapat melakukannya saat bayi menyusui dan menggendong dengan mendekap erat dan menatap matanya.

4. Stimulasi

Tidak hanya bayi yang lahir dini, anak juga akan lebih optimal pertumbuhan dan perkembangannya. Stimulasi berarti rangsangan dari Anda. Misalnya motorik halus dapat distimulasi dengan meramas kertas dan mainan plastisin. Membuat suasana rumah yang nyaman dan aman bagi anak termasuk salah satu stimulasi ini.

5. Rutin ke Dokter

Karena anak pada dasarnya lahir dalam kondisi tidak biasa, maka rutin ke dokter akan sangat membantu. Saat konsultasi ke dokter segala sesuatu seandainya bermasalah akan lebih terdeteksi dini dan cepat ditangani.

Demkian posting artikel kali ini tentang bayi prematur. Semoga dapat mengurangi kekhawatiran orang tua dan bermanfaat.

Baca juga : Susu formula untuk bayi, apakah perlu kita berikan?

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!