Cara Mengoleksi Buku Agar Kamu Tidak Mendadak Bokek

Kita semua sepakat ingin memajukan dunia literasi Indonesia kan? Nah, langkah paling simpel untuk dilakukan ialah mengoleksi buku. Nah, bagaimana cara mengoleksi buku agar kantong baik-baik saja?

Bila ingin tahu caranya, simak terus artikel hingga tuntas. Karena artikel ini akan mengupas tuntas mengenai hal itu.

Mengoleksi buku tidak dipungkiri pasti membutuhkan budget lebih. Mana kalau buku yang dibeli bagus pasti setara dengan harga. Sama-sama bagus sih alias lebih mahal.

Jadi misal sekali beli langsung membawa pulang 10 buku bisa-bisa kantongmu menjerit-jerit. Niatnya mau jadi generasi sadar literasi tapi apa daya kantong belum mau diajak kompromi.

Eitss, semua ada caranya kok. Tenang saja ya!

Begini Cara Mengoleksi Buku supaya Hemat

Belanja alias shopping entah mengapa dianggap sebagai satu hal konsumtif nan menghabiskan duit. Padahal belanja itu ada seninya. Dan tentu tidak selalu perihal hambur-hambur duit.

Kalau belanja sesuai kebutuhan apa bisa dikategorikan konsumtif? Jelas tidak bisa. Karena kita semua ingin memenuhi kebutuhan otak akan ilmu dan pengetahuan, maka buku menjadi sebuah kebutuhan.

Kebutuhan yang layak untuk dipenuhi. Tidak ditunda melulu seperti kemarin-kemarin. Jadi kalau menunda beli buku sama halnya seperti menunda mengupdate otak.

Kalau begitu terus-terus lama-lama otak bisa karatan. Alhasil sangat susah untuk diajak berpikir. Alias loading super lama. Tidak suka kan?

Nah, inilah cara mengoleksi buku biar tetap hemat dan dompet terawatt. Check it out!

1. Selalu Siapkan Anggaran Buku Tiap Bulan

Karena menjadi kebutuhan, maka harus dibuatkan anggaran. Ingat, anggaran benar-benar harus dikeluarkan. Bukan sekadar wacana saja.

Ketika anggaran sudah ditentukan, langsung datang ke toko buku gih. Atau beli secara online pun tidak apa. Asalkan kewajiban membeli buku sudah ditunaikan ya!

2. Belilah Buku Bekas

Buku bekas meraja rela lho! Tapi ini bukan konotasi negatif ya! Ini hal sangat positif karena bisa membantumu menghemat budget.

Entah atas alasan apa buku-buku itu dijual tetapi ini bisa membantumu mendapat buku lebih banyak. Misalnya 100 ribu kalau buku baru mendapat satu. Kalau buku bekas bisa mendapat dua atau tiga. Wow, luar biasa hemat bukan?

3. Beli Ketika Masih Pre Order

Kini sistem pembelian buku sudah ikutan milenial. Artinya sistem lama sudah sedikit tergeser. Kalau dulu membeli buku yang sudah ada di etalase, kini pun kamu bisa membeli buku bahkan sebelum dicetak.

Pre order namanya. Dan biasanya harga pre order bisa lebih murah. Yak arena penerbit dan pengarang menghargai para pemesan yang benar-benar antusias.

Demi menghemat budget, belilah pada masa pre order. Sehingga sisa uang bisa digunakan untuk membeli buku lain atau untuk keperluan lain.

4. Borong Ketika Diskon

Kamu pasti punya uang tabungan dong? Nah, kamu harus merelakan sedikit uang tabunganmu untuk memborong buku disaat diskon ya!

Kamu pasti rela dong! Iya kan! Jadi ketika ada diskon, beli buku-buku incaranmu. Lumayan bisa hemat beberapa persen.

Dan kini event diskon buku lumayan sering. Jadi siap-siap saja ya!

Harus Mau Berkorban

Mengorbankan beberapa lembar uang demi membeli buku tidak akan merugikanmu kok! Malahan kamu akan semakin untung.

Investasi leher ke atas akan memberi manfaat dalam jangka panjang. Memang tidak bisa dirasakan secara instan, tetapi kelak akan benar-benar dirasakan.

Untuk itu, kamu harus mau berkorban terlebih dahulu. Harus mau menyisihkan beberapa uang jajan demi buku idama. Harus mau irit juga.

Tapi dengan beberapa cara mengoleksi buku di atas paling tidak kamu bisa lebih hemat kan! Selamat mencoba Guys!

Baca juga : Manfaat membaca yang sama sekali tidak boleh dilewatkan

You May Also Like

About the Author: Rafiah

error: Content is protected !!