Gula Pasir Putih dan Kuning, Kenali Perbedaannya!

Gula pasir merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok masyarakat Indonesia. Meski bukan makanan pokok seperti nasi, keberadaannya sangat penting untuk konsumsi sehari-hari. Ketika membuat minuman teh manis atau kopi dan memasak Anda akan membutuhkannya.

Di pasaran, Anda mengenal dua macam gula yang diproduksi dalam bentuk butiran ini. Ada gula yang berwarna putih dan kuning. Orang-orang tua atau zaman dahulu selalu berpesan untuk membeli gula kuning. Menurut mereka, gula berwarna ini lebih manis dibandingkan yang putih bersih. Benarkah demikian

Mengapa Ada Gula Pasir Kuning dan Putih

Sebenarnya kedua macam gula berasal dari tanaman yang sama, yaitu tebu. Batang tebu yang mengandung glukosa ini diolah di pabrik dan membentuk gula seperti yang Anda kenal.

Pada awalnya, gula diproduksi semua dengan warna kuning. Seiring dengan perkembangan teknologi, kemudian diproduksi pula gula dengan warna putih. Ini sesuai dengan permintaan beberapa kalangan masyarakat yang menganggap gula kuning tampak kotor. Selain itu, produksi gula putih untuk meningkatkan daya saing terhadap gula produk impor.

Gula putih adalah gula yang telah mengalami proses penyulingan di pabrik. Proses ini menghilangkan warna kuning pada gula.

Perbedaan Gula Pasir Kuning dan Putih

Di awal tadi sudah muncul pertanyaan, benarkah gula berwarna kuning lebih manis? Jikaembaca perbedaan kedua jenis gula di bawah ini Anda akan menemukan jawabannya.

1. Warna

Perbedaan kedua jenis gula jelas terletak pada warnanya. Warna kuning pada gula disebabkan oleh adanya cairan molasses. Cairan molasses terdapat pada batang tebu dan ikut serta menyumbang kandungan glukosa gula.

Ketika gula mengalami proses penyulingan, cairan molases yang memberi warna pada gula dihilangkan. Itu sebabnya gula menjadi berwarna lebih putih bersih. Penyulingan dilakukan untuk menyesuaikan dengan permintaan pasar atas gula berwarna putih. Secara keseluruhan penyulingan tidak mempengaruhi rasa gula yang manis. Hanya sedikit menguranginya.

2. Aroma

Sepintas tidak banyak orang yang mencium aroma gula. Cobalah bandingkan aroma gula putih dan kuning, maka akan terlihat bedanya.

Cairan molasses pada tebu selain mengandung glukosa yang menyumbang rasa manis gula, juga menebarkan aroma khas. Molasses membuat aroma gula seperti karamel. Perhatian secara seksama. Gula dengan cairan molases sedikit lebih basah dibandingkan gula putih.

3. Manfaat

Tentu Anda heran bahwa jenis gula ini mempunyai manfaat berbeda. Padahal sehari-hari kebanyakan menggunakan gula ini tidak jauh berbeda. Seharusnya tidak demikian. Gula digunakan sesuai sifat yang dimilikinya.

Gula berwarna lebih kuning yang lebih manis dan mengeluarkan aroma karamel lebih cocok digunakan untuk campuran minuman. Kopi dan teh yang dibuat akan terasa lebih nikmat dan mengeluarkan aroma khasnya jika dicampur dengan gula ini. Demikian pula jika ingin menggunakan gula sebagai bumbu masakan. Gula kuning lebih menerapkan.

Sedangkan gula yang berwarna lebih putih lebih pas digunakan sebagai campuran bahan pembuat kue. Kue kering, cake, dan berbagai kue tradisional baik menggunakan gula yang bersih. Gula tidak akan mempengaruhi aroma, rasa, dan warna kue. Gula juga memberikan amnis yang cukup untuk kue.

Untuk jenis gula putih banyak dibuat gula halus karena lebih kering. Gula halus digunakan sebagai taburan pada kue, seperti kue donat dan kue lain.

Demikian tiga perbedaan yang harus Anda ketahui tentang dua jenis gula pasir di pasar Indonesia, gula kuning dan gula putih.

Berbedakah kandungan gizi kedua jenis gula? Menurut para ahli, kedua jenis gula mengandung komposisi yang sama. Meski cairan molasses sudah disuling dari gula putih, tidak membuat kandungan glukosa berkurang banyak. Padahal kandungan tersebut diyakini sebagai penyebab diabetes. Penyakit degenaratif yang banyak diderita masyarakat Indonesia.

Solusinya hanya satu, sama dengan konsumsi makanan lain. Jangan mengonsumsi gula secara berlebihan. Gunakan seperlunya dan seimbang. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Daun jambu biji kaya akan manfaat dan khasiat loh!

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!