Kebiasaan Saat Hamil Ini Menentukan Karakter Jabang Bayi Lho!

Kehamilan ialah sebuah proses luar biasa. Yang jelas-jelas terasa berat tetapi membuat bahagia. Berbagai cara dilakukan saat hamil. Dan beberapa kebiasaan saat hamil ternyata memberi dampak positif.

Kebiasaan yang saya maksud ialah berinteraksi dengan si jabang bayi. Meskipun ia masih di dalam perut, tetapi beberapa penelitian membuktikan bahwa komunikasi itu sangat berpengaruh pada bayi kelak.

Ia seakan merasakan apa yang ia terima saat masih di dalam perut. Atau bahasa gaulnya, bonding atau ikatan itu sudah bisa dibuat sejak dalam kandungan.

Jadi ketika hamil ibu-ibu harus sebisa mungkin melakukan banyak interaksi. Karena ini berdampak sangat baik untuk bayi kelak setelah lahir.

Lakukan Kebiasaan Saat Hamil Ini

Perilaku saat hamil akan terbawa hingga bayi lahir. Jadi misalnya ibunya selalu terbawa emosi negatif, maka si bayi ikut merasakan.

Bila ibunya dulu sering bersedih, kelak ketika lahir dan tumbuh besar si bayi seakan merasa bahwa ada kesedihan dalam hatinya. Meskipun ia sendiri tidak tahu pada bagian apa dan mengapa ia bersedih.

Setelah ditelusuri ternyata itu erat kaitannya dengan perasaan ibunya dulu saat mengandung. Jadi alangkah lebih baik bila ibu hamil selalu dibuat bahagia.

Karena energi positif dan negatif akan berpengaruh betul pada perkembangan si bayi. Lantas, apa saja kebiasaan saat hamil yang harus dilakukan demi meningkatkan bonding?

Simak beberapa poin di bawah ini ya!

1. Mengajak Mengobrol Jabang Bayi

Meski jabang bayi tidak bisa menanggapi, tetapi mengajaknya mengobrol ialah kebiasaan hamil yang harus dilakukan.

Bayi itu satu frekuensi dengan ibunya. Apapun yang ibunya rasakan ia ikut merasakan. Bila ia diajak ngobrol, ia akan menjadi bahagia.

Entah diwujudkan dengan menendang atau bergerak, tetapi ia jelas akan bereaksi. Rasakan saja sendiri!

2. Membacakan Buku

Membacakan buku kepada jabang bayi sejak dalam kandungan memberi efek positif untuk perkembangan otak. Bahkan ini pun mampu menambah kosa kata si anak.

Jadi jangan heran bila si anak kelak akan begitu mudah berbicara dan melantunkan bahasa. Ini terjadi memang karena kebiasaan baik hamil yang ibunya lakukan dulu.

3. Membacakan Kitab Suci

Kalau orang muslim, hendaknya bayi sering dilantunkan bacaan Al-Qur’an. Dan lebih baik bila ibunya sendiri yang membacakan ya!

Suara ibunya sendiri ialah stimulus terbaik untuk si bayi. Ini merupakan cara termudah untuk berkomunikasi. Selain itu, ayah pun harus ikut membacakan kitab suci. Agar kelak si jabang bayi menjadi insan yang taat beragama dan mampu mengantarkan orang tua menuju surga.

4. Kerap Berolahraga

Meskipun membawa beban berat, ibu hamil kudu giat berolahraga. Ringan saja, misalnya diajak berjalan-jalan pagi alias jogging.

Si jabang bayi akan sangat bahagia bila diajak berjalan-jalan. Karena bisa jadi ia terlalu bosan bila terus berada di dalam rumah.

Jadi pastikan untuk meluangkan waktu ketika pagi untuk jogging bersama di jabang bayi. Agar kelak masa persalinan pun menjadi lebih mudah.

Langsung Praktikkan

Kebiasaan itu akan jauh lebih baik bila dilakukan saat kehamilan berusia 6 bulan. Karena ini masa periode minimal kehamilan.

Sejak saat ini, bayi sudah bisa diberi banyak stimulus. Otaknya sudah bisa merespons meskipun tidak secara langsung.

Dan hasil baik kelak akan didapatkan saat ia benar-benar sudah lahir. Ia nanti akan tumbuh menjadi anak cerdas, ceria, dan gemar belajar.

Ini semua berkat kegigihan ibunya dalam menanamkan hal-hal baik. Bahkan sejak ia berada dalam kandungan.

Nah, bila anda tengah dalam kehamilan, langsung praktikkan kebiasaan saat hamil itu ya! Semoga kelak anak anda lahir dalam keadaan sehat tanpa kurang sesuatu apapun.

Baca juga : Manfaat buah naga bagi ibu hamil seperti ini loh!

You May Also Like

About the Author: Rafiah

error: Content is protected !!