Kopi Tradisional Khas Indonesia yang Nikmatnya Kebangetan!

Tahukah kamu bahwa Indonesia adalah salah satu produsen biji kopi terbaik dan terenak di dunia. Produk-produknya bahkan digemari tak hanya warga negara Indonesia saja, tetapi juga penikmat kopi di luar negeri. Biji kopi di Indonesia memang dikembangkan sendiri oleh petani di daerah. Oleh karena itulah, berbagai olahan kopi tradisional pun banyak bermunculan.

Jenis dan cara pembuatan kopi tradisional ini pun berbeda-beda di setiap daerah. Oleh karena itu, karakter dan cita rasa yang dimiliki pun berbeda, unik bahkan beberapa diantaranya bisa dianggap aneh. Nah, berikut ada beberapa jenis kopi tradisional yang cukup banyak digemari. Adakah yang dari daerahmu?

Kopi Tubruk, Kopi Tradisional-nya Tanah Indonesia

Seperti namanya, kopi tubruk disajikan dengan cara menggiling biji kopi hingga halus, kemudian menyeduhnya menggunakan air panas langsung di dalam cangkir. Metode ini membutuhkan air yang benar-benar panas untuk menciptakan rasa dan aroma yang mantap. Setidaknya, gunakan air dengan suhu 93oC. namun jangan menggunakan air mendidih karena dapat merusak rasa kopi.

Kopi tubruk memang banyak digemari karena cara pembuatannya yang sederhana. Awalnya, kopi ini popular hanya di pulau jawa dan bali saja. Namun, seiring perkembangan jaman, kopi tubruk dinikmati hampir di setiap daerah di Indonesia.

Kopi Lelet, Kopi Khas Rembang yang Unik

Nah, buat kamu yang suka menggambar mungkin kamu akan senang dengan kopi yang satu ini. kopi lelet merupakan kopi khas dari Rembang yang disajikan dengan lepek atau piring kecil yang digunakan untuk memisahkan ampas kopinya.

Sepintas, kopi lelet ini memang mirip dengan kopi tubruk. Namun kopi lelet punya satu persyaratan khusus yaitu kopi yang digunakan harus digiling dengan ukuran ultra fine yang berarti sangat lembut. Karena ukuran giling yang sangat kecil, kopi lelet memiliki rasa yang pahit dan meninggalkan aftertaste yang cukup lama. Oleh karena itu, sering kali orang menikmatinya dengan tambahan gula atau susu.

Dinamakan kopi lelet karena biasanya setelah menikmati kopi nya, ampas yang tertinggal digunakan untuk melukis atau nglelet di atas batang rokok. Walaupun awalnya tradisi ini hanya dilakukan di tanah Rembang, kini tradisi kopi lelet juga banyak dilakukan di berbagai daerah seperti Solo dan Jogja.

Kopi Joss, Kopinya Orang Jogja

Kalau minuman yang satu ini, beberapa lalu sempat viral lho! Oleh karena itu, kopi joss saat ini juga banyak dicari bahkan oleh wisatawan asing. Kamu bisa mendapatkan kopi joss ini di angkringan sepanjang jalan di sekitar stasiun tugu, Jogja pada malam hari.

Jenis kopi ini dinilai cukup ekstrim karena penyajiannya yang tidak biasa. Kopi joss disajikan bersama dengan bongkahan arang panas yang kemudian dicelupkan ke dalam minuman kopi sehingga mengeluarkan bunyi josss.

Kopi Saring A.K.A Kupi Tarik Khas Aceh

Aceh memang dikenal sebagai penghasil biji kopi berkualitas. ada dua daerah di Aceh yang merupakan perodusen biji kopi yaitu Gayo dengan produksi biji arabika nya dan Ulee Kareeng dengan produksi biji robusta.

Nah, kopi khas aceh yang satu ini memang dianggap cukup unik karena cera pembuatannya menggunakan saringan berbahan kaon yang diangkat ke atas untuk menyaring kopi berulang-ulang. Gerakan ini membuat kopi yang dihasilkan seolah ditarik hingga kemudian dikenal dengan nama kupi tarik.

Kopi Rarobang, Kopi Kaya Rasa Asli Ambon

Selanjutnya kopi rarobang, yaitu kopi khas Indonesia yang berasal dari Ambon. Kopi ini dibuat dengan merebus rempah-rempah bersama dengan bubuk kopi hingga mendiidh. Air rebusan tersebut kemudian disajikan dalam cangkir atau gelas dengan taburan biji kenari sebagai topping. Kopi rarobong ini memiliki rasa yang kaya dan menghangatkan karena didalamya mengandung jahe, kayu manis dan cengkeh.

Nah, itu tadi beebrapa jenis minuman kopi tradisional khas nusantara. Kita juga perlu mengenalnya agar budaya yang kita miliki terus terjaga. Semoga bermanfaat!

Baca juga : Racikan kopi terbaik dan terenak! Kamu pernah coba yang mana?

You May Also Like

About the Author: Izzatun Nadia

error: Content is protected !!