Kuliah Ke Mana Setelah SMA? Jangan Bingung, Ini Pilihannya!

Ketika kamu masuk sekolah menengah atas mungkin belum terbayang, selanjutnya akan bagaimana. Namun, seiring dengan waktu menjelang kelas 12, akan timbul banyak pertanyaan. Sulitkah jika kuliah nanti? Kuliah di manakah saya? Bagaimana hubungan kuliah dan dunia kerja? Dan sebagainya. Intinya, hendak kuliah ke mana selepas sekolah menengah. Sekolah yang dimaksud dapat berate SMA atau sekolah kejuruan.

Nah, agar kamu tidak bingung artikel kali ini akan membahas seputar perkuliahan dan cara memilihnya.

Bingung Harus Kuliah Ke mana? Coba deh Kenali Dulu Perguruan Tinggi yang Ada

Terdapat banyak tujuan pendidikan lanjutan setelah SMA. Ini umumnya dipilih sesuai dan minat dan cita-cita. Namun, ternyata tidak banyak yang tahun ada perguruan tinggi atau lembaga apa saja yang dapat dipilih.

Mau tahu secara lengkap jenis lembaga pendidikan tinggi yang ada di Indonesia? Yuk simak keterangan berikut!

1. Perguruan Tinggi di Luar Negeri

Stanford dan Harvard termasuk yang paling terkenal di Indonesia. Perguruan tinggi yang ada di Inggris dan Amerika menurut beberapa orang sangat bagus. Namun, kamu yang menyukai sains dan teknologi, sebaiknya memilih kuliah di Jerman, seperti Bapak Habibie.

Untuk ke perguruan tinggi di luar negeri kamu dapat mengikuti seleksi masuk secara tertulis. Ada juga siswa berprestasi dari Indonesia yang diterima tanpa tes.

2. Perguruan Tinggi Negeri

Selain ada perguruan tinggi di luar negeri yang tidak dijelaskan secara detil, perguruan tinggi negeri atau PTN menjadi incaran lulusan SMA. Lima PTN terkenal di Indonesia,antara lain Universitas Indonesia, Institur Pertanian Bogor,Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjajaran.

Cara masuk PTN bermacam-macam, seperti SNMPTN (seleksi masuk tanpa tes), SBMPTN (seleksi melalui tes), dan Ujian Mandiri. Untuk jalur masuk tanpa tes, selain SNMPTN, setiap PTN mempunyai kebijakan tersendiri sebagai tambahan, misalnya undangan seleksi masuk IPB.

3. Kuliah Kedinasan

Kuliah kedinasan biasanya merupakanjenjang pendidikan D3 dan D4. Mahasiswa dari sekolah kedinasan merupakan calon PNS yang terdidik. Beberapa sekolah ini memberikan beasiswa full pada mahasiswa yang diterimanya.

Kuliah kedinasan yang paling terkenal adalah Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN). Namun sebenarnya masih banyak kuliah kedinasan lain, seperti statistika, metereologi dan geofisika, pariwisata, dan lain-lain. Sekolah kedinasan mempunyai kebijakan seleksi masuk yang terpisah dengan SNMPTN dan SBMPTN.

4. Politeknik Negeri

Masih seputar kampus negeri, saat ini ada kampus khusus tingkatan D3 dan D4. Di Jakarta misalnya ada Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Kesehatan, dan Vokasi UI. Jurusan yang ada di sini seputar ilmu aplikasi atau teknik. Sama dengan sekolah kedinasan, seleksi kampus politeknik berbeda dengan PTN.

5. Akademi

Akademi juga termasuk kampus dengan lulusan setingkat D3 dan D4,hanya saja akademi negeri ini identik dengan militer, seperti Akademi Militer di Malang, Akademi Polisi, dan lain-lain.

6. Perguruan Tinggi Swasta

Selain kampus di atas, ada juga perguruan tinggi swasta yang diselenggarakan warga negara non pemerintah. PTS sudah mencakup program sarjana seperti PTN, dan program D3 dan D4. Cara masuk PTS lebih fleksibel dibandingkan PTN.

Memilih Kampus dan Jurusan yang Tepat

Setelah mengetahui beberapa jenis perguruan tinggi,kamu harus memilihnya. Perhatikan pertimbangan berikut sebelum mendaftar. Tips ini dapat membantu anda untuk tidak bingung harus kuliah ke mana setelah sma.

1. Kualitas Perguruan Tinggi

Kualitas perguruan tinggi penting diketahui agar kamu bisa menyelesaikan studi disana. Kualiatas perlu diperhatikan jika kamu akan mendaftar PTS.

2. Jurusan

Jurusan dan program studi yang ditawarkan pergurun tinggi harus kamu ketahui. Jangan pernah kuliah hanya karena kampus terkenal, ternyata tidak ada jurusan yang diminati di sana.

3. Minat

Sesuaikan jurusan yang kamu pilih dengan minat. Kuliah dengan jurusan yang disenangi akan jauh lebih mudah.

4. Diskusi dengan Orang Tua

Kamu boleh saja mempunyai keinginan kuliah sendiri. Namun, jangan pernah menghilangkan peran orang tua. Orang tua lebih mengetahui apa yang terbaik untuk anaknya. Jika keinginan orang tua berbeda dengan kamu, bicarakan perlahan. Cari data sebanyak mungkin tentang kelebihan kampus dan jurusan yang kamu tuju.

5. Dana

Ini juga termasuk pertimbangkan yang dibicarakan dengan orang tua. Meski pendidikan murah sedang digalakkan, faktanya kuliah menbutuhkan biaya cukup besar. Sesuaikan pilihanmu dengan budget dan kemampuan yang ada.

Tidak suilt bukan untuk menentukan kampus mana yang kamu tuju atau kuliah ke mana selepas SMA? Semoga artikel ini membantu kamu yang sedang bersiap mendaftar ke berbagai perguruan tinggi.

Baca juga : Langkah sukses yang harus diterapkan jika ingin berhasil

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!