Main Game, Ternyata Ada Manfaatnya untuk Anak

Dunia anak sejak zaman dahulu memang dunia bermain. Mereka selalu semangat dengan aktivitas yang satu ini. Hampir tidak ada anak yang akan menolaknya. Apalagi melakukan permainan dengan media elektronik, mereka tidak pernah bosan. Main game atau permainan digital sejak dahulu sangat disukai anak tetapi menjadi masalah bagi orang tua. Banyak anak kecanduan hal satu ini dan mengabaikan sekolahnya.

Setiap zaman mempunyai jenis games yang berbeda. Mungkin Anda mengenal game booth yang terkenal 30 tahun yang lalu. Kemudian ada ding dong, seperangkat alat elektronik khusus game yang disewakan. Lalu ada permainan PS yang mengalami banyak kemajuan teknologi dengan beberapa perubahan dan game terkini terkenal dengan sebutan game online.

Manfaat Main Game pada Anak

Akibat dampak negatif yang sering diangkat ke permukaan, banyak orang menganggap permainan ini sering dianggap tidak berguna. Banyak orang tua yang memarahi anaknya jika diam-diam bermain.

Padahal tidak demikian. Selama dapat dikendalikan, games mempunyai banyak manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Manfaat tersebut, antara lain:

1. Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris

Perangkat utama permainan/game online adalah internet yang sebagian besar berbahasa Inggris. Kebanyakan permainan populer juga diciptakan menggunakan Bahasa Inggris. Kemampuan dan kosa kata anak akan bertambah ketika bermain.

2. Stimulasi Otak

Pernahkah Anda bermain game/permainan seperti layaknya anak-anak? Beberapa orang tua tidak menyukainya. Melakukan permainan ini membutuhkan kerja otak. Otomatis, otak anak akan terstimulasi untuk terus berkembang.

Ada permainan yang memerlukan kemampuan logika anak, seperti permainan sepak bola misalnya. Anak perlu berpikir bagaimana cara mengoper bola dan diterima oleh tim kawan. Sementara permainan lain melatih kemampuan spasial dengan menyusun ruangan-ruangan dari kepingan yang ada.

Berbeda dengan permainan peternakan, pertanian, restoran, dan sebagainya. Ini mestimulasi kemampuan otak untuk berimajinasi dan berperilaku ekonomis. Mereka diajarkan untuk mengumpulkan uang dalam bentuk poin jika ingin membeli sesuatu.

3. Meningkatkan Penguasaan Teknologi

Seperti telah disebutkan di atas, game adalah sebutan permainan elektronik. Saat ini games menggunakan aplikasi berteknologi tinggi. Membuka aplikasi saja membutuhkan penguasaan khusus. Kemudian anak harus menyimpan data atau membagikan dengan teman dunia maya. Ini membuat anak meningkat penguasaan teknologinya. Banyak hal yang diketahui anak, akhirnya tidak dapat dilakukan orang tua.

4. Belajar Membaca

Apakah Anda menilai kemampuan anak dalam membaca huruf dan angka terlambat? Ceklah menggunakan game. Jika anak mengetahui fungsi-fungsi tombol pada permainan, artinya mereka normal. Anda tinggal menstimulasi lebih baik.

Jika memang anak lebih suka melakukan permainan, carilah games belajar membaca. Anak akan belajar membaca tanpa disadari.

5. Melakukan Kerjasama

Tidak semua game/permainan online membuat anak tidak bersosialisasi. Jika dipilihkan, banyak permainan yang harus dilakukan berdua atau berkelompok. Game PUGB,misalnya. Cara ini akan melatih anak bekerja sama. Apalagi untuk adik dan kakak dengan usia hampir sebaya, game ini melatih kekompakan mereka.

6. Interaksi Keluarga Lebih Baik

Jika Anda mempunyai masalah dengan komunikasi dalam keluarga atau menganggap anak terlalu asyik dengan games, bermainlah bersama. Akan lebih bagus, buat acara kumpul keluarga dengan bermain game. Dijamin kegiatan ini akan membuat interaksi lebih baik. Hubungan antar anggota keluarga lebih akrab.

Mengatur Anak Main Games

Cukup banyak bukan manfaat anak bermain games? Anda tidak perlu khawatir mereka akan kecanduan game atau kecanduan gadget. Lakukan hal d bawah ini untuk mencegahnya.

1. Mengatur Waktu Bermain

Ini penting agar anak selalu melakukan kegiatan apa saja dengan bertanggung jawab. Berilah pengertian bahwa dalam waktu 24 jam ada banyak hal yang bisa dikerjakan dan berguna untuk masa depan.  Batasan diberikan sejak awal timbul keinginan anak untuk bermain dan diberi gawai sebagai fasilitas.

2. Pilihkan Permainan yang Mendidik

Sekarang ini banyak sekali jenis permainan online. Sebagian di antaranya belum pantas untuk anak-anak. Sejak awal, pilihkan mereka permainan seru yang mendidik. Di sinilah perlunya pengetahuan orang tua. Jangan hanya memberi fasiltas dengan pengetahuan minim. Orang tua harus tahu apa saja yang dapat dilakukan anak dengan telepon pintarnya.

3. Mengatur dan Menyeting Gawai

Gawai atau gadget atau telepon pintar merupakan alat favorit bagi anak bermain permainan/game online. Aturlah atau setting telepon sebelum diberikan pada anak, agar mereka tidak dapat melihat konten yang terlarang. Sesekali bukalah gawai mereka. Orang tua mempunyai hak untuk ini.

Itulah manfaat main game dan cara mengatur agar anak tidak berlebihan. Jadi, jangan larang mereka untuk bermain ya? Aturlah agar mereka lebih bertanggung jawab. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Acara tv mendidik, sebuah kebutuhan yang masih terabaikan

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!