Membeli Smartphone Bekas, Mengapa Tidak? Ini Alasannya

Budaya hedonis dan konsumtif memang sudah mengakar di Indonesia. Tak semua begitu sebenarnya, tetapi kebanyakan memiliki cara pandang begitu. Hal ini ditandai dengan tren membeli smartphone ternama. Lantas, mengapa kamu tidak membeli smartphone bekas saja?

Kalau kamu berpikir bahwa gaya itu selalu mahal, maka kamu salah besar. Tampil gaya selagi berhemat itu bisa banget dilakukan. Semua ada caranya.

Termasuk dalam hal upgrade smartphone. Mengapa harus membeli baru bila yang bekas saja masih sangat bagus? Lagipula tak berdosa kok bila membeli gadget bekas.

Malahan kamu bisa mendapat berbagai keuntungan. Jadi bila bisa membeli gadget bekas dan berkualitas, maka mengapa tak membeli yang itu saja?

Mengapa Harus Membeli Smartphone Bekas?

Orang-0rang pecinta barang baru selalu berkilah mengenai kualitas. Barang baru itu sudah pasti bagus. Sedangkan barang bekas mana bisa ketahuan kualitasnya?

Padahal tidaklah demikian. Kamu pun ketika sedang sial bisa mendapatkan barang baru tak berkualitas. Alhasil kamu harus bolak bali service center untuk klaim garansi. Padahal baru beli beberapa bulan eh sudah ada saja masalahnya.

Sebaliknya, dengan membeli gadget bekas bukan lantas kamu membeli barang murahan. Tidak! Justru ini peluang kamu untuk berpetualang dalam mendalami kualitas smartphone.

Dengan membeli gadget bekas, kamu akan lebih paham mengenai kualitas. Lagipula banyak kok yang sering membeli smartphone bekas dan tidak merasa kecewa. Inilah alasannya mengapa kamu harus ikut melakukan itu.

1. Harga Lebih Murah

Di luar sana, ada orang super kaya yang bila barang paling baru keluar maka ia ingin yang pertama memilikinya. Tidak masalah, karena kamu bisa memanfaatnya untuk membeli smartphone ketinggalan zaman miliknya.

Orang seperti ini selalu update mengenai perkembangan smartphone. Milik mereka pastilah terupdate. Dan untungnya, kamu bisa membeli smartphone itu dengan harga lebih murah.

Mengapa? Karena dijual dengan keadaan bekas. Jadi membeli smartphone keren pun tak harus mahal.

2. Tren Harga yang Terus Anjlok

Bila kamu adalah tipe orang yang sangat suka berhemat, kamu pasti akan memilih untuk membeli smartphone bekas.

Bukan apa-apa, karena smartphone sama sekali tidak bisa dijadikan aset. Tren harganya selalu turun waktu demi waktu.

Bila kamu membeli baru dengan harga 5 juta, barangkali setahun kemudian hanya bisa dilepas dengan kisaran harga 3 juta. Rugi sekali bukan?

Jadi alangkah lebih baik untuk memilih bekas saja. Pun juga sama-sama smartphone.

3. Utamakan Fungsi bukan Gengsi

Banyak orang rela merogoh kocek dalam-dalam demi membeli smartphone bermerek ternama. Meski sebenarnya fungsinya standar-standar saja.

Maksudnya bukan spesifikasi tercanggih saat ini. Ini sangat menentang hati nurani seorang yang lebih mementingkan fungsi ketimbang gengsi.

Buat apa membeli mahal-mahal bila kegunaannya pun sama dengan yang lebih murah? Apalagi bisa membeli bekas yang jelas harganya jauh akan lebih murah.

Kita harus bisa efisiensi uang demi masa depan mapan.

4. Jauh Lebih Berpengalaman

Sadar maupun tidak, dengan sering membeli gadget bekas akan meningkatkan skill anda dalam menilai spesifikasi produk. Bahkan kamu kelak mampu menaksir harga sebuah gadget bekas.

Kemampuan ini bisa kamu gunakan untuk menjadi makelar handphone bekas. Lumayan kan bisa tambah penghasilan sekaligus pengalaman.

Tak Perlu Gengsi

Tak perlu makan gengsi, tidak akan mampu membuatmu kenyang. Alangkah lebih baik bila memilih untuk lebih efisien?

Membeli gadget bekas akan membuat kamu lebih hemat. Toh barangnya pun sama. Bila lecet di bagian luar pun tak masalah. Yang terpenting kan fungsinya.

Jadi silakan pertimbangkan untuk melakukan hal sama. Karena membeli smartphone bekas tak akan menurunkan derajatmu.

Baca juga : Membeli barang bekas tidak memalukan lho!

You May Also Like

About the Author: Rafiah

error: Content is protected !!