Menjadi Guru Privat, Bagaimana Cara Mudahnya?

Salah satu pekerjaan sampingan yang ngetren bagi kalangan mahasiswa ialah menjadi guru privat. Karena ini pekerjaan paling masuk akal selain jualan online.

Mahasiswa biasanya mengambil mata kuliah pada pagi hingga sore hari. Lantas waktu senggang setelahnya kurang produktif bila tidak diisi dengan kegiatan lain.

Bisa sih sebenarnya mengikuti kegiatan mahasiswa. Tetapi kegiatan itu kan tidak menghasilkan uang. Karena mahasiswa baik akan lebih keren bila mampu mencari uang saku sendiri.

Maka guru privat ialah satu solusi mudah untuk dilakukan. Apalagi biasanya jam kerjanya pada sore hari. Yang notabene merupakan waktu luang mahasiswa.

Tapi bagaimana caranya? Kalau saya bukan anak pendidikan apakah bisa? Eits, tenang saja. Semua itu bisa kok asalkan mau berusaha.

Cara Mudah Menjadi Guru Privat

Sebenarnya caranya cukup mudah. Bahkan sangat mudah. Tetapi rasa percaya diri yang menjadi penghalang. Apalagi bagi mahasiswa yang notabene bukanlah anak pendidikan. Misalnya anak pertanian maupun hukum, bagaimana cara pas supaya bisa sukses mengajar anak-anak?

Nah, berikut akan dijelaskan cara mudah menjadi guru privat. Simak sampai tuntas ya!

1. Sadari Kapasitas Dirimu

Anak-anak yang minta les privat beragam. Mulai dari TK hingga SMA. Inilah mengapa kebutuhan akan pekerjaan ini sangat tinggi.

Lantaran konsumennya pun tinggi. Sebelum maju dan mendaftarkan diri ke bimbel, pastikan kamu menyadari kapasitas diri.

Ingat pelajaran favorit yang dulu kamu sukai. Bila kamu mahir belajar eksak hingga SMA, pilih saja murid SMP hingga SMA.

Kalau pelajaran eksakmu jelek saat SMP dan SMA, pilih saja mengajar anak SD. Karena modal pekerjaan ini ialah pengetahuan.

2. Skill Mengajar Tak Harus Sekelas Profesional

Tidak harus pembicara hebat yang menjadi guru privat, kamu pun bisa. Karena ini bukan panggung perdebatan.

Kelak kamu akan berhadapan dengan anak-anak. Yang mana mereka butuh penjelasan ringan. Diselingi canda tawa tentunya.

Jadi misalnya kamu tak terlalu pandai mengajar, kamu bisa jujur berkata kepada adiknya. Ia pasti bisa mengerti. Lagipula mengenai skill, bukanlah perlahan-lahan pun bisa terasah? Jadi PD saja ya!

3. Pelajari Dulu Materi Sebelum Ngelesi

Bila kamu kuliah di bidang eksak, selamat, kamu tak harus banyak persiapan. Karena itu adalah makanan sehari-hari.

Tapi ketika kamu berada pada jurusan seberang, persiapkan dulu materi sebelum mengajar. Paling tidak kamu sudah mengerti kira-kira pelajaran apa yang harus dihadapi. Setelah itu, kamu bisa mengajar dengan tenang. Karena sudah mempersiapkan materi dan belajar sedari awal.

4. Harus Enjoy

Apapun akan menyenangkan bila dijalani dengan enjoy. Termasuk ketika kamu menjadi guru privat. Meski ini bukan bidangmu, bukan berarti kamu tak berhak masuk.

Kamu berhak saja untuk mendalami bidang ini. Atau barangkali setelah mengajar privat, kamu menyadari bakat baru.

Dan kelak kamu pun bisa membuka sendiri bisnis privatmu sebagai pekerjaan utama selepas lulus kuliah kelak.

Nekat Saja!

Kadangkala bila terlalu lama berpikir kita tidak akan maju. Karena tidak segera bergerak dan hanya berpikir saja.

Maka segera saja bergerak. Nekat saja. Mengenai kemampuan, nanti akan terasah. Yang penting kamu mau berusaha.

Anak-anak itu masih sangat polos. Ia akan mudah menerima siapa pun yang datang dalam hidupnya. Tapi pastikan untuk memperlakukan anak-anak dengan baik. Karena tindakanmu kelak akan ia tiru.

Jadi dengan menjadi guru privat, sejatinya kamu belajar untuk menjadi orang tua. Kelak kamu akan mengalami persoalan sama. Jadi anggap saja ini ajang untuk berlatih supaya kelak tidak kaget.

Baca juga : Mendongkrak semangat belajar anak, ini 5 langkah mudahnya!

You May Also Like

About the Author: Rafiah

error: Content is protected !!