Mitos MSG Yang Jarang Diketahui Kebenarannya!

Generasi micin, istilah yang ditujukan bagi anak-anak di jaman sekarang dengan berbagai keanehan tingkah polahnya. Disebut demikian karena keanehan tingkah anak-anak ini dianggap terjadi karena terlalu banyak mengkonsumsi micin, atau juga dikenal dengan istilah MSG (monosodium glutamate). Nah, benarkah MSG dapat mengakibatkan penyimpangan perilaku? Ataukah hal tersebut hanya merupakan mitos MSG saja?

Mitos MSG yang Jarang Diketahui Kebenarannya

MSG sering dianggap sebagai zat berbahaya yang dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan oleh sebagian besar masyarakat. Namun, ternyata ada sebagian besar isu yang berhembus tersebut justru sebenarnya merupakan mitos MSG yang berkembang tanpa ada yang mencari tahu kebenarannya.

Nah, kira-kira hal apa saja ya yang merupakan kabar mitos seputar MSG. lalu, jika kabar tersebut mitos, kira-kira apa faktanya? Yuk simak artikel berikut!

1. Menyebabkan kegemukan

Banyak orang menyalahkan MSG sebagai salah satu tersangka penyebab kegemukan. Namun, hal tersebut ternyata tidak benar karena pada dasarnya, MSG sama sekali tidak mengandung karbihidrat dan kalori sama sekali sehingga tidak mungkin mengakibatkan kegemukan.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Vietnam pun telah mengkonfirmasi hal tersebut. Penelitian tersebut menyatakan bahwa factor yang mengakibatkan kegemukan yang utama adalah asupan kalori, aktifitas fisik, usia dan wilayah tempat tinggal. Hasil penelitian pun menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi MSG dengan kegemukan.

2. MSG bikin bodoh

Nah, kalau isu yang ini memang sangat popular beberapa waktu belakangan ya. Banyak orang menganggap keterlambatan otak dalam menangkap sesuatu diakibatkan oleh MSG. Nyatanya, bahan penyusun MSG yang merupakan komponen sodium dan glutamate ini sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan. Beberapa penelitian pun telah mengkonfirmasi hal tersebut dan menyatakan bahwa konsumsi MSG tidak menyebabkan penurunan tingkat intelegensi.

3. Penyebab kanker

Telah ada banyak penelitian yang menyatakan bahwa ternyata MSG tidak menyebabkan kanker saat dikonsumsi. Kanker sejatinya ditimbulkan oleh zat-zat kimia yang bersifat karsinogenik ataupun zat racun yang dihasilkan oleh parasite pada makanan.

Fakta MSG

Ada mitos, tentu ada juga fakta MSG yang sepertinya masih jarang diketahui masyarakat.

1. Aman dikonsumsi

Fakta MSG yang pertama adalah sebenarnya MSG merupakan salah zatu bahan penyedap rasa yang aman dikonsumsi. Bahkan, MSG dinyatakan aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, walaupun telah dinyatakan aman, konsumsi MSG yang berlebih pun dapat menimbulkan bahaya.

Batas aman konsumsi MSG menurut badan pengawas makanan Amerika serikat adalah sebesar 30 mg per kilogram berat badan saja. Jadi pastikan kamu mengkonsumsinya sesuai batas aman per harinya ya!

2. Pencipta rasa umami

Umami atau rasa gurih merupakan satu dari loma jenis rasa dasar. Keberadaan rasa umami dalam makanan ini akan menambah kelezatan makanan tersebut. Glutamate merupakan salah satu bahan yang dapat menciptakan rasa umami ini dan MSG memiliki kandungan glutamate yang cukup tinggi, yaitu sebesar 70%

3. Menimbulkan reaksi alergi

Walaupun dikatakan aman untuk dikonsumsi, ternyata ada beberapa orang yang menunjukkan reaksi alergi terhadap MSG. Beberapa gejala yang ditunjukkan seperti mual, muntah, gatal pada tenggorokan, kesemutan dan mati rasa di beberapa bagian tubuh. Biasanya, orang yang sensitive terhadap MSG akan menunjukkan reaksi tersebut bahkan jika ia hanya mengkonsumsinya dalam jumlah yang sangat sedikit.

Itulah beberapa mitos MSG serta berbagai fakta MSG yang popular di masyarakat. Setelah mengetahuinya, kini tak perlu lagi takut mengkonsumsi MSG karena dapat dipastikan bahwa hal tersebut aman asalhan tidak dilakuakn secara berlebihan. Semoga bermanfaat!

Baca juga : Bahaya mie instan yang mengintai kesehatan mu guys!

You May Also Like

About the Author: Izzatun Nadia

error: Content is protected !!