Pemanis Pengganti Gula, Coba Deh Kenalan Dengan Si Stevia

Saat ini makin banyak orang menyadari tentang pentingnya menerapkan gaya hidup sehat untuk emnghindari berbagai jenis penyakit yang mengancam. Salah satu penyakit yang kini banyak diderita adalah diabetes yang merupakan penyakit akibat kegagalan fungsi pankreas karena asupan gula ke dalam tubuh terlalu banyak. Alasan ini pada akhirnya membuat banyak orang mulai meninggalkan gula tebu karena alasan kesehatan. Akibatnya, banyak orang pun mulai mencari beberapa alternatif pemanis pengganti gula.

Stevia, Si Pemanis Pengganti Gula

Berbagai bahan pemanis pengganti gula pun mulai banyak diuji coba. Salah satu bahannya adalah stevia. Stevia merupakan salah satu jenis tanaman bernama latin Stevia rebaudiana yang merupakan tanaman sub tropis dan tumbuh di daerah Amerika utara hingga Amerika selatan. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan sweetleaf atau daun manis karena daunnya memiliki rasa yang manis.

Daun stevia terasa manis karena adanya senyawa steviol glycosides di dalamnya. Senyawa tersebut menjadikan stevia terasa lebih manis bahkan hingga 250 sampai dengan 300 kali dibandingkan dengan sukrosa yang terkandung pada gula tebu.

Oleh karena rasanya yang jauh lebih manis, seserang tak perlu menambahkan stevia terlalu banyak untuk perasa manis dalam makanan ataupun minuman. Walaupun demikian, ternyata stevia tidak mengandung kalori sama sekali. Berbeda dengan gula tebu yang memiliki kalori sebesar hamapir 400 kalori per 100 gram nya. Wah, tentu kabar ini juga menjadi angin segar ya bagi kamu yang sedang menjalankan program diet kalori.

Manfaat Menggunakan Stevia

Suatu bahan makanan tentu akan mejadi tidak berguna apabila tidak dapat memberikan manfaat pada manusia. Nah, berikut adalah beberapa manfaat yang diberikan oleh stevia bagi tubuh manusia.

1. Baik bagi penderita diabetes

Kini, penderita diabetes pun dapat merasakan nikmatnya makanan dan minuman manis dengan setevia. Hal ini dikarenakan selain tidak mengandung kalori dan minim karbohidrat, stevia juga dapat meningkatkan dan memperbaiki kinerja pankreas dalam mengelola gula darah denagan cara merangsang produksi insulin.

Beberapa penelitian pun telah membuktikan bahwa kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes dilaporkan mengalami penurunan setelah ia mengkonsumsi stevia. Penelitian lain juga menyatakan bahwa mengganti gula tebu dengan stevia dapat menurunkan risiko terkena penyakit diabetes.

2. Membantu proses diet

Bagi kamu yang sedang menjalankan diet untuk menurunkan berat badan, stevia bisa jadi solusi tepat supaya diet mu tidak menyiksa. Dengan menggunakan stevia, kamu tetap bisa mengkonsumsi makanan atau minuman manis tanpa perlu risau oleh jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuhmu. Yap! Karena stevia mengandung 0 kalori.

Cara ini dapat jelas dapat membantu kamu untuk menjaga berat badanmu tetap ideal. Eh, tapi jangan berlebihan ya kaerena setiap yang berlebihan justru akan membawa bencana kepadamu.

3. Menurunkan tekanan darah

Zat yang terkandung di dalam stevia ternyata punya fungsi menurunkan tekanan darah apabila rutin dikonsumsi. Namun, hasil penelitian yang dilakukan untuk membuktikan manfaat stevia yang satu ini belum menunjukkan hasil yang konsisten.

4. Menurunkan risiko gagal ginjal

Diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang dapat memicu munculnya penyakit lain, termasuk gagal ginjal. Mengkonsumsi makanan berkalori tinggi pun dapat menjadi penyebab munculnya penyakit gagal ginjal ini.

Berdasarkan dari beberapa hasil penelitian, stevia dianggap dapat menurunkan risiko timbulnya gagal ginjal karena stevia dapat membantu mencegah hipertensi dan diabetes. Hasil penelitian pun menyatakan bahwa stevia merupakan salah satu alternatif pemanis yang baik bagi penderita gagal ginjal.

Secara keseluruhan, stevia sudah dinyatakan aman digunakan sebagai bahan pemanis pengganti gula. Namun, kita tetap harus bijak ketika mengkonsumsinya. Jangan sampai justru badan kita lemas akibat kekurangan kalori atau justru gelap mata karena mmerasa aman ketika mengkonsumsi makanan manis. Ingat! Bahwa komponen makanan yang lainnya juga mengandung kalori. Semoga bermanfaat!

Baca juga : Gula pasir putih dan kuning, kenali perbedaanya!

You May Also Like

About the Author: Izzatun Nadia

error: Content is protected !!