Taman di Lahan Terbatas, Begini Cara Membuatnya!

Hampir semua orang menyukai adanya taman di halaman rumah. Namun, tidak semua orang dapat membuatnya karena keterbatasan waktu dan keterbatasan lahan. Keterbatasan waktu dapat diatasi dengan menyewa jasa pembuat taman atau tukang kebun. Bagaimana dengan taman di lahan terbatas? Tentu saja hal tersebut juga bukan masalah. Saat ini banyak taman dibuat meski lahannya sempit atau tidak ada sama sekali. Tidak sulit karena Anda dapat membuatnya sendiri di rumah.

Manfaat Taman di Lahan Terbatas

Mengapa Anda menyukai adanya taman di rumah? Tentu saja karena keberadaannya sarat dengan manfaat. Manfaat yang sama dengan taman luas dan besar di mana saja.

Manfaat taman, antara lain:

1. Menambah Keindahan

Rumah dengan taman di halamannya akan nampak lebih indah dibandingkan yang tidak. Meski taman yang dibuat sangat sederhana, keindahannya akan sangat terasa.

2. Menghilangkan Stres

Bagi beberapa orang, melihat pemandagan Bunga dan daun hijau menyejukkan mata dan hati. Tekanan kehidupan alias stress akan berkurang. Apalagi jika Anda hobi berkebun, ini akan membawa perasaan senang luar biasa.

3. Membersihkan Udara

Telah diketahui bersama bahwa tumbuhan membersihkan udara yang semakin kotor karena polusi. Tumbuhan menyerap gas karbondioksida yang dihasilkan hewan dan manusia dan menghasilkan oksigen. Udara lebih sehat dan segar dengan banyak tumbuhan. Pelestarian lingkungan ikut terjaga.

Cara Membuat Taman di Lahan Terbatas

Jika Anda ingin mudah dan praktis,banyak jasa pembuatan taman yang dapat digunakan. Tentu saja dengan imbalan dana tertentu. Namun, membuat taman sendiri akan memberikan kepuasan tersendiri.

Apa saja langkah membuat taman di lahan rumah Anda yang terbatas? Ikuti langkah ini.

1. Perhatikan Ukuran Lahan

Lihatlah halamam rumah Anda, apakah masih ada lahan kosong atau semua di bangun tanpa tersisa? Ini akan berpengaruh terhadap taman yang Anda akan buat dan peralatannya.

2. Jenis Taman

Jenis taman yang dimaksud tergantung pada lahan. Jika sudah tidak ada lahan, maka jenis taman dapat dibuat horizontal degan banyak pot.

Anda dapat juga membuat taman secara vertikal dengan membuat tempat tanaman merambat atau menempelkan pot di dinding atau pot gantung. Taman vertikal akan indah jika didesain dengan bagus.

Misalnya Anda memanfaatkan bekas kusen jendela dan menyandarkannya di tembok dengan kuat. Kemudian di depannya ditempelkan beberapa pot kecil dengan tanaman kesukaan.

Jika masih tersisa cukup lahan, Anda dapat memlih taman berumput atau taman dengan batuan. Taman dengan rumput, berarti tanahnya sebagian besar ditutupi dengan rumput, begitu pula dengan batu kecil atau kerikil.

Saat ini di toko tanaman dijual berbagai jenis rumput dan batu. Di tengah atau beberapa sudut yang telah ditutupi batu atau rumput dapat ditanami pohon kesukaan. Pot juga dapat tetap dapat digunakan pada area ini.

3. Menyiapkan Alat dan Bahan

Alat dan bahan dibeli dan disiapkan sesuai kebutuhan lahan dan jenis taman. Anda dapat menyiapkan tanah kompos, rumput atau batu, pot, dan cangkul kecil untuk menanam.

4. Membuat Taman

Ketika Anda sudah memutuskan jenis taman, pohon apa yang kan ditanam, dan menyiapkan peralatan dan bahan, selanjutnya Anda membuat taman.

Untuk taman vertikal, Anda harus membuat terlebih dahulu medianya, seperti tempat pohon merambat atau pot diletakkan secara vertikal. Sebelumnya pohon ditanam terlebih dahulu dalam pot atau membeli yang sudah siap.

Untuk taman dengan lahan kosong, maka letakkan dulu pohon dan berbagai pot disudut atau tengah. Selanjutnya Anda baru menutup tanah dengan rumput atau bebatuan. Dapat juga menutupi dengan kombinasi keduanya, rumput dan bagian tengah dibuat jalan setapak dengan bebatuan.

5. Merawat Taman

Bagian merawat taman dibutuhkan kesabaran ekstra. Anda harus melakukannya setiap hari. Saat awal dibuat taman belum tampak indah karena pohon yang baru ditanam biasanya layu. Dengan perawatan yang baik, dalam beberapa minggu taman indah dapat dinikmati.

Mudah sekali membuat taman di lahan terbatas. Modal terpennting adalah kesabaran dan ketelatenan. Selamat berkebun!

Baca juga : Tanaman hias untuk kantong terbatas serta cara merawatnya

You May Also Like

About the Author: Nani Ana

error: Content is protected !!