Tanaman Hias untuk Kantong Terbatas Serta Cara Merawatnya

Hai bu Ibu? Wow …! tanaman hias di teras sudah mulai meranggas? Pengin ganti dengan yang segar tapi kantong tepar? Padahal gajihan bapak masih jadi angan. Wah, tak perlu bingung, Bu! Ibu kreatif bisa kok mendapatkan tanaman yang bagus meski kantong terbatas.

Saat lingkungan rumah tidak ditumbuhi tanaman, rasanya gersang menghadang. Oleh karena itu, rajin – rajin menanam ya Bu! Biar selain adem, kebutuhan akan oksigen kita semakin terpenuhi. Saat kantong kering ibu tak perlu pusing untuk mengganti pot dan bunga yang tinggal puing –puing. Ini beberapa cara membuat tanaman hias hadir kembali di lingkungan rumah.

Cara Mengganti Tanaman Hias yang Sudah Tewas dengan Budget yang Pas

Karena kesibukan Ibu – ibu sekalian dalam mengurus rumah tangga, seringkali tanaman hias yang tadinya menghiasi lingkungan rumah jadi tak terawat. Al hasil, pas tersadar tiba – tiba tanaman ini sudah mati. Pot nya pun sudah minta ganti. Nah, saat budget untuk ini belum ada, coba deh munculkan ide kreatif berikut ini!

1. Dari rumput jadi tanaman hias

Sekilas saat kita melihat rumput mestinya kita abaikan. Namun, coba perhatikan kembali rumput yang Ibu – Ibu sekalian abaikan itu, lihat dengan seksama berbagai keunikannya. Mungkin, di wadah yang unik rumput ini akan menjadi cantik.

2. Batok kelapa pengganti pot bunga

Sayang Bu, jika sampah batok kelapa sisa memasak dibuang begitu saja. Ibu bisa loh memanfaatkannya untuk mengganti pot bunga gantung. Bagaimana caranya? Mudah saja. Ambil batok yang tingkat keutuhannya masih bagus, lubangi beberapa bagiannya untuk memasukkan tali, kemudian pasanglah tali itu di lubang yang sudah kita buat. Jadilah pot gantung yang unik, langka dan gratis.

3. Tanam ulang tanaman hias sisa

Tidak mungkin bukan, seluruh tanaman hias yang ada dilingkungan rumah mati semua. Sebab, ada beberapa jenis tanaman yang tahan hidup sekalipun tidak disiram. Contohnya adalah lidah buaya dan kaktus. Nah, ibu bisa menanam ulang tanaman ini dengan demikian, Ibu akan menghemat biaya. Tak harus beli di toko bunga yang harganya ratusan ribu.

4. Membibit dari tetangga

Nah, Ibu bisa juga meminta bibit dari tetangga yang bunganya segar jaya. Dengan begitu, ibu juga bisa memangkas budget membeli bibit tanaman hias.

Mudah bukan, jadi tidak ada alasan lingkungan rumah gundul dan gersang ya Bu! Setelah tahu mengganti tanaman hias yang mati, perlu juga Ibu – ibu diingatkan kembali cara merawatnya agar tetap tumbuh segar.

Cara Merawat Tanaman Hias

Kalau orang bilang, merawat tanaman hias itu gampang – gampang susah. Gampang bagi mereka yang telaten. Susah bagi mereka yang sungkan. Jadi, intinya untuk merawatnya adalah telaten. Bagaimana cara merawat tanaman hias yang benar? Tentunya sudah tak asing lagi ya? Namun Ibu wajib diingatkan kembali nih!

1. Kenali jenis tanaman

Jika tanaman ber family dengan kaktus, maka jangan erlalu sering menyiramnya. Justru dengan terlalu sering menyiramnya akan menjadikan tanaman ini busuk. Namun, jika tanaman hias merupakan yang memiliki banyak daun dan bunga sepert mawar, melati, aster dan sebagainya maka Ibu harus rajin menyiramnya.

2. Pupuk yang cukup

Pemberian pupuk dilakukan agar tanaman makin subur. Pun penggunaannya tidak boleh berlebihan.

3. Sinar yang cukup

Sinar yang cukup diperlukan untuk fotosintesis tumbuhan, oleh karena itu agar tetap hidup tumbuhan harus memilii sinar yang cukup.

Baiklah bun, tiba saatnya untuk menanamtanaman hias. Selamat bercocok tanam!

Baca juga : Menu diet sehat yang tidak menyiksa dan menyehatkan

You May Also Like

About the Author: Titi Indriyani

error: Content is protected !!