Pergaulan Bebas Remaja Bisa Dihindari Dengan Trik Ini!

Pergaulan bebas remaja sering kali diartikan sebagai tindakan di luar batas kewajaran yang melanggar norma susila dan norma agama yang sering kali dilakukan oleh para remaja. Tindakan-tindakan tersebut merujuk pada penyalahgunaan obat terlarang, konsumsi minuman keras dan hubungan seksual di luar pernikahan.

Dampak dari tindakan-tindakan tersebut tak bisa dibilang sepele. Pasalnya, seluruh tindakan tersebut dapat merusak masa depan para remaja yang kelak diharapkan dapat mengambil estafet kepemimpinan negara ini dan membawanya menjadi lebih baik.

Agar para remaja terlindung dari hal-hal yang merusak tersebut, peran orang tua dianggap sangat penting. Hal ini dikarenakan orang tua merupakan orang terdekat, sehingga pengawasan anak tentu harus dilakukan sendiri dan tidak dapat diwakilkan.

Trik Jitu Menghindarkan Anak Dari Pergaulan Bebas Remaja

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mencegah pergaulan bebas di kalangan remaja. Hal-hal ini sebaiknya pun tidak hanya dilakukan oleh ibu saja, tetapi ayah juga memiliki peran penting untuk.ikut mengawasi dan melindungi putra-putrinya dari ancaman bahaya.

1. Berdiskusi dengan anak

Hal ini sebaiknya dilakukan orang tua sedini mungkin dengan anak. Tujuannya adalah emmbangun kepercayaan, terutama pada diri anak untuk mempercayai orangtuanya sebagai teman berdiskusi.

Sesekali saat sedang senggang, ajaklah anak-anak berdiskusi. Dimulai dari topik ringan seputar kegiatan sekolahnya, teman-temannya, pelajaran di sekolah dan semakin lama cobalah untuk menggiring obrolan pada tingkat yang lebih serius tentang pergaulan bebas.

Usahakan untuk menjaga suasana tetap kondusif. Biarkan anak merasa terus nyaman berdiskusi dengan orangtuanya. Dengarkanlah pendapat anak dan jawablah pertanyaannya. Tak perlu sungkan untuk lebih dahulu memulai percakapan dengan anak.

2. Pendidikan seksual sejak dini

Trik menghindarkan pergaulan bebas remaja selanjutnya adalah dengan memberi pendidikan seksual kepada anak. Hal yang satu ini memang masih dianggap tabu di Indoneaia. Namun, rasanya penting juga untuk mulai memberikan pendidikan seksual sejak dini pada anak. Dengan sejak dini mengerti risiko melakukan hubungan seksual berbahaya, anak pun secara naluriah akan lebih berhati-hati.

Selain itu, mengajarkan pendidikan seksual pada anak sejak dini juga dapat menghindarkan ia dari tindakan pelecehan seksual oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

3. Terapkan aturan tegas

Hal ini sangat penting dilakukan untuk mendidik kedisiplinan anak, walaupun orang tua juga tidak perlu terlalu ketat mengekang anak-anaknya. Kekangan yang terlalu ketat justru akan berisiko menimbulkan reaksi perlawanan yang keras pula dari anak.

Beberapa aturan yang perlu ditegaskan pada anak adalah soal jam malam dan memberi kabar. Biasakan anak untuk selalu memberi kabar atau berpamitan saat hendak pergi ke suatu tempat dengan jelas. Terapkan juga jam malam untuk semua anak baik laki-laki maupun perempuan. Ini wajib di terapkan supaya anak tidak terjerumus ke pergaulan bebas.

4. Mengenal teman-temannya

Lingkungan pertemanan sangat berpengaruh terhadap pergaulan anak. Seringkali, mereka yang terjerat narkoba dikarenakan teman-teman yang bergaul dengannya juga merupakan pengguna narkoba. Maka, orang tua perlu mengetahui siapa teman bergaul anak-anaknya untuk mencegah anak terjerumus dalam pergaulan bebas remaja.

Jika dianggap membahayakan, peran orang tua adalah memberitahukan dengan baik dan lembut. Buatlah sang anak berpikir sendiri tentang risiko yang akan dialaminya ketika terus bergaul dengan teman yang kurang baik perilakunya.

5. Awasi aktivitas harian

Usahakan juga untuk ikut mengetahui jadwal kwgiatan harian sang anak. Jika ada kegiatan di luar jadwal, beritahukan kepada anak untuk selalu memberi kabar pada orang tuanya.

Intinya, minimal orang tua tahu kemana dan dengan siapa anak-anaknya beraktivitas. Walaupun demikian, jangan sampai anak merasa terbebani dan tidak bebas menjalankan aktivitasnya.

Itulah beberapa peran orang tua yang bisa dilakukan untuk menghindari pergaulan bebas remaja pada anak-anaknya. Semoga bermanfaat!

Baca juga : Efek berhenti merokok, para perokok wajib baca!

You May Also Like

About the Author: Izzatun Nadia

error: Content is protected !!